Ayo bergabung bersama Kami, Komunitas Sehat Synergy!

Misi kami sangat sederhana, yaitu membantu Anda mendapatkan kesehatan berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada Anda untuk membantu banyak orang menjadi lebih sehat. Sebuah misi mulia yang akan membuat dampak besar kepada hidup Anda dan lingkungan orang-orang yang Anda cintai. Saatnya Anda buat hidup Anda lebih bermakna dan bermanfaat buat hidup banyak orang.


Artikel Kesehatan

Yuk, Tingkatkan Massa Otot untuk Hidup Lebih Lama!

Kabar baik bagi para fitness mania, karena sebuah studi baru menyebutkan bahwa memiliki massa otot yang besar terkait dengan hidup lebih lama.

Studi ini dilakukan dengan mengambil data kesehatan lebih dari 3.600 orang dewasa yang terdiri dari pria berusia 55 keatas serta wanita usia 65 tahun lebih, yang ikut serta dalam U.S. National Health and Nutrition Examination Survey pada tahun 1988 dan 1994.

Dalam survei tersebut para peserta menjalani tes untuk menentukan indeks massa otot yang ideal dengan tinggi badan.

Kemudian para peneliti studi membandingkan data tersebut dengan data survei lanjutan yang dilakukan pada tahun 2004 untuk mengetahui seberapa banyak peserta yang meninggal dunia dan bagaimana mana massa otot terkait dengan risiko kematian.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki massa otot yang besar lebih kecil risikonya untuk meninggal dunia secara alami dibandingkan dengan peserta yang memiliki massa otot lebih kecil.

“Dengan kata lain, semakin besar massa otot Anda, semakin rendah pula risiko kematian,” ujar rekan penulis studi, Dr. Arun Karlamangla, yang juga seorang profesor geriatri di University of California Los Angeles School of Medicine, AS.

“Daripada mengkhawatirkan berat badan atau ukuran massa tubuh, lebih baik kita berusaha untuk memaksimalkan dan mempertahankan massa otot,” sambung Karlamangla dalam sebuah rilis berita universitas.

Temuan yang sudah dipublikasikan dalam American Journal of Medicine ini juga diklaim sebagai bukti baru yang menyatakan bahwa komposisi tubuh secara keseluruhan merupakan prediktor yang lebih baik dari semua penyebab kematian dibandingkan dengan Body Mass Indeks (BMI).

Namun para peneliti juga mengakui bahwa penelitian ini hanya menunjukan adanya hubungan antara massa otot dan dan risiko kematian, belum masuk ke tahap hubungan sebab-akibat.

“Studi kami menunjukan bahwa dokter juga harus fokus pada cara – cara untuk meningkatkan massa otot, bukan hanya terpaku pada nilai BMI seseorang, ketika memberikan konseling pada orang dewasa,” kata Dr. Preethi Srikanthan, prosfesor endokrinologi di UCLA School of Medicine, sekaligus pemimpin studi ini.

Menurut Srikanthan masih banyak penelitian yang menganalisa bagaimana obesitas dan berat badan memengaruhi risiko kematian dengan hanuya melihat nilai BMI tubuh seseorang. Padahal indeks massa otot juga memengaruhi risiko kematian bagi orang dewasa.

Meski demikian, diperlukan adanya penelitian lebih lanjut untuk menentukan jenis dan jumlah latihan yang paling efektif dalam meningkatkan masa otot pada orang dewasa.

So fitness mania, keep build your muscle! (boy)

DAPATKAN ARTIKEL KESEHATAN DAN DETOX GRATIS!